
Perkembangan teknologi membuat akses layanan keuangan menjadi semakin mudah. Saat ini, pinjaman daring atau pindar bisa diajukan hanya melalui smartphone tanpa perlu datang langsung ke kantor. Proses yang cepat dan praktis inilah yang membuat banyak masyarakat mulai menggunakan layanan keuangan digital untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
Namun di balik kemudahan tersebut, ada risiko yang juga perlu diwaspadai, yaitu maraknya penipuan yang memanfaatkan layanan pinjaman daring. Seiring meningkatnya penggunaan teknologi, modus penipuan pun ikut berkembang dan semakin sulit dikenali.
Salah satu modus yang paling sering terjadi adalah penawaran pinjaman palsu yang mengatasnamakan layanan resmi. Pelaku biasanya menawarkan proses yang sangat mudah, pencairan cepat, hingga syarat yang terlihat tidak masuk akal. Tidak sedikit masyarakat yang akhirnya tergoda karena sedang membutuhkan dana dalam waktu singkat.
Selain itu, ada juga penipuan yang memanfaatkan data pribadi pengguna. Korban sering diminta memberikan informasi penting seperti OTP, PIN, password, atau akses akun dengan alasan verifikasi data. Padahal, informasi tersebut sangat sensitif dan bisa disalahgunakan untuk tindakan yang merugikan.
Modus lainnya adalah meminta korban membayar sejumlah uang di awal dengan alasan biaya administrasi atau pencairan dana. Setelah pembayaran dilakukan, pelaku justru menghilang dan pinjaman yang dijanjikan tidak pernah ada.
Di era digital seperti sekarang, masyarakat memang perlu lebih berhati-hati sebelum menggunakan layanan pinjaman daring. Jangan mudah percaya pada penawaran yang terdengar terlalu mudah atau menjanjikan pencairan instan tanpa proses yang jelas.
Penting juga untuk selalu memastikan bahwa layanan yang digunakan berasal dari platform resmi dan terpercaya. Memeriksa legalitas layanan, membaca informasi dengan teliti, dan tidak sembarangan membagikan data pribadi menjadi langkah sederhana yang bisa membantu menghindari risiko penipuan.
Selain kewaspadaan, literasi digital dan finansial juga menjadi hal yang semakin penting. Semakin memahami cara kerja layanan keuangan digital, semakin kecil kemungkinan seseorang menjadi korban penipuan.
Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki surat elektronik atau email resmi melalui cs@kredione.id atau customer service hotline di (021) 50880188 pada jam kerja, mulai pukul 08.00 - 20.00 WIB. Selain itu, terkait perihal pembatalan pinjaman KrediOne dapat menghubungi customer service kami di email yang tertera di atas.

Kantor Pelayanan Pelanggan
Ratu Plaza Office Tower, Lt.8,Jam Layanan Pengaduan Offline: 09:00 – 18:00 WIB
Kantor Pusat
Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,Untuk sementara waktu, Kantor Pusat belum dapat menerima kunjungan tamu. Sehubungan dengan kebutuhan layanan dan keperluan operasional, Bapak/Ibu dapat mengunjungi Kantor Operasional kami.
Disclaimer Risiko
Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.
All right reserved