
Banyak hal tak terduga bisa terjadi dalam hidup, mulai dari perubahan kondisi pekerjaan, gangguan kesehatan, hingga kebutuhan mendesak lainnya. Untuk itu, menyiapkan dana darurat menjadi langkah penting yang tidak bisa diabaikan. Sayangnya, masih banyak orang yang belum menyadari urgensinya, hingga merasa tertekan saat menghadapi situasi yang memerlukan dana cepat. Dengan perencanaan yang tepat, dana darurat dapat menjadi penyangga keuangan yang membantu kita tetap stabil dalam kondisi apa pun.
Berikut panduan praktis untuk mulai membangun dana darurat:
Idealnya, dana darurat mencakup 3 hingga 6 bulan biaya hidup. Jika pengeluaran rutinmu Rp4 juta per bulan, maka target danamu minimal Rp12 juta. Hal ini dapat disesuaikan dengan jumlah pengeluaran kamu tiap bulannya dan seberapa besar tanggungan yang dimiliki.
Segera setelah menerima gaji, langsung sisihkan minimal 20 - 10% khusus untuk dana darurat sebelum digunakan untuk keperluan lain. Jika memungkinkan, buat rekening terpisah agar tidak tergoda menggunakannya.
Review pengeluaran harian dan bulanan, jika ada hal-hal yang bisa dipangkas, seperti langganan aplikasi bulanan, atau lainnya alokasikan hal tersebut ke hal yang lebih bermanfaat, seperti dana darurat.
Alokasikan THR ataupun bonus yang kamu dapatkan sebagian ke dana darurat. Ini cara tercepat untuk mempercepat pencapaian target tanpa mengganggu keuangan bulanan.
5. Simpan di Tempat yang Aman & Mudah Diakses
Dana darurat bukan untuk diinvestasikan di tempat berisiko tinggi. Simpan di tabungan biasa, e-wallet, atau rekening khusus dengan akses mudah. Tujuannya agar saat dibutuhkan, kamu tidak panik mencairkan.
Setiap tahun, evaluasi kembali jumlah dana daruratmu. Jika gaya hidup atau biaya hidup meningkat, maka target dana darurat pun harus disesuaikan.
Dana darurat dibangun untuk menyiapkan diri dalam menghadapi hal-hal tak terduga tanpa harus berhutang atau mengorbankan kebutuhan penting lainnya. Lakukan dengan komitmen untuk menyisihkan secara konsisten. Dengan ini kamu dapat membentuk kebiasaan mengelola keuangan dengan bijak.
Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki surat elektronik atau email resmi melalui cs@kredione.id atau customer service hotline di (021) 50880188 pada jam kerja, mulai pukul 09.00 - 17.00 WIB. Selain itu, terkait perihal pembatalan pinjaman KrediOne dapat menghubungi customer service kami di email yang tertera di atas.

Kantor Pusat
Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,Kantor Pelayanan Pelanggan
Komplek Arteri Mas No 64 dan 64B,Disclaimer Risiko
Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.
All right reserved