
Kamu selalu bawa bekal ke kantor? Bawa botol minum supaya bisa isi ulang gratis? Atau setiap ingin membeli barang selalu nunggu diskon dulu? Kalau iya, bisa jadi kamu ternyata sedang menerapkan gaya hidup frugal living. Sayangnya masih banyak yang belum bisa membedakan antara frugal living dan pelit terhadap diri sendiri. Lantas di mana batas antara frugal living dan hidup terlalu pelit?
Frugal living adalah gaya hidup yang berfokus pada pengelolaan finansial secara bijak dan sadar dengan mengutamakan kebutuhan serta nilai manfaat dari setiap pengeluaran. Tujuan utamanya bukan sekadar menghemat uang, tetapi memaksimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki agar kondisi finansial tetap sehat dan tujuan finansial dapat tercapai di masa depan. Berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan untuk menjalankan frugal living sebagai gaya hidup cerdas dan bukan sekedar pelit terhadap diri sendiri:
1. Tujuan Pengeluaran Uang
Orang yang menerapkan frugal living memiliki tujuan yang jelas dalam menghemat keuangan dengan baik, seperti untuk menyiapkan dana darurat, membeli rumah, menikah, atau mempersiapkan masa pensiun. Mereka menghemat pengeluaran agar dapat mengalokasikan dana untuk kebutuhan yang lebih penting di masa depan. Sedangkan orang yang terlalu pelit cenderung tidak mau mengeluarkan uang bahkan saat diperlukan, tujuannya sekedar karena menghindari adanya pengeluaran.
2. Prioritas dalam Melihat Kualitas
Dalam menerapkan frugal living, penganut memahami bahwa harga yang lebih rendah tidak selalu lebih baik. Jadi sebaiknya kita tidak selalu memilih barang yang paling murah dengan kualitas yang belum jelas terbukti. Seringkali terjadi saat kita sengaja membeli barang dengan harga yang murah, kita mendapatkan kualitas yang buruk dan mudah rusak yang mengakibatkan kita harus membeli lebih dari satu kali.
3. Sikap dalam Menghadapi Kebutuhan dan Keinginan
Pada penerapan frugal living, kita harus mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Pengeluaran yang benar-benar diperlukan harus tetap terpenuhi, sementara keinginan sementara yang bersifat impulsif dapat ditunda. Orang yang terlalu pelit cenderung menekan semua jenis pengeluaran termasuk pengeluaran penting seperti kesehatan, pendidikan, dan perawatan diri.
4. Hubungan Sosial dan Kehidupan Sehari-hari
Orang yang menjalankan frugal living tetap memberikan ruang untuk kehidupan sosial dan bisa menikmati hidup sesuai kemampuan dan tidak berlebihan. Sementara orang yang terlalu pelit dapat berdampak buruk untuk hubungan sosialnya, karena cenderung akan menghindari acara Bersama dan enggan berbagi biaya yang menjadi tanggung jawabnya.
Dalam jangka panjang, frugal living dapat membantu menjaga kesehatan finansial, mengurangi stres terkait uang, dan mempercepat pencapaian berbagai tujuan keuangan karena dilakukan secara bijak dan seimbang. Sebaliknya, hidup terlalu pelit berisiko menurunkan kualitas hidup karena seseorang cenderung menghindari pengeluaran, bahkan untuk kebutuhan penting yang berdampak pada kesehatan, kenyamanan, dan hubungan sosial.
Pada dasarnya, perbedaan utama keduanya terletak pada tujuan dan keseimbangan. frugal living berfokus pada penggunaan uang secara cerdas untuk meningkatkan kesejahteraan jangka panjang, sedangkan sikap terlalu pelit lebih didorong oleh keengganan mengeluarkan uang tanpa mempertimbangkan manfaat dan kebutuhan yang sebenarnya.
Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki surat elektronik atau email resmi melalui cs@kredione.id atau customer service hotline di (021) 50880188 pada jam kerja, mulai pukul 08.00 - 20.00 WIB. Selain itu, terkait perihal pembatalan pinjaman KrediOne dapat menghubungi customer service kami di email yang tertera di atas.

Kantor Pelayanan Pelanggan
Ratu Plaza Office Tower, Lt.8,Jam Layanan Pengaduan Offline: 09:00 – 18:00 WIB
Kantor Pusat
Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,Untuk sementara waktu, Kantor Pusat belum dapat menerima kunjungan tamu. Sehubungan dengan kebutuhan layanan dan keperluan operasional, Bapak/Ibu dapat mengunjungi Kantor Operasional kami.
Disclaimer Risiko
Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.
All right reserved