Banner Artikel Blog

Harga Brand Lokal Terus Naik, Pantas Dibeli? 

Farrel
24 July 2026 11.00

Beberapa tahun lalu, banyak orang mengenal brand lokal sebagai pilihan yang menawarkan desain yang bagus dengan harga yang lebih terjangkau. Seiring berjalannya waktu, pandangan ini mulai berubah. Sekarang, banyak pakaian dari brand lokal yang dijual dengan harga ratusan ribu bahkan sampai jutaan rupiah. Perubahan itu memunculkan perdebatan di media sosial. Beberapa orang menganggap harganya sudah terlalu tinggi, sementara banyak juga yang merasa harga tersebut masih sepadan dengan apa yang didapatkan.

Brand Lokal Mulai Bermain di Segmen Premium

Kenaikan harga brand lokal memiliki alasan yang jelas. Banyak pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Material yang lebih baik, jahitan yang lebih rapi, potongan pakaian yang semakin nyaman, sampai ke desain yang memiliki ciri khas yang kuat menjadi aspek yang terus dikembangkan. Kenaikan biaya bahan baku dan produksi juga ikut mempengaruhi harga jual sebuah produk.

Perubahan ini membuat banyak brand lokal tidak lagi dikenal sebagai alternatif produk impor versi lebih murah. Berbagai brand lokal mulai membangun citra sebagai brand premium yang menawarkan kualitas dan identitas produk yang lebih kuat. Konsumen juga tidak lagi sekadar membeli pakaian, tetapi menjadi lebih memperhatikan kualitas, kenyamanan, serta karakter dari produk yang dipilih.

Harga Tinggi Belum Tentu Kemahalan

Harga yang lebih tinggi sering menciptakan anggapan bahwa sebuah produk terlalu mahal. Penilaian seperti ini sebenarnya sangat bergantung pada sudut pandang masing-masing konsumen. Nilai dari pakaian tidak bisa ditentukan hanya oleh angka yang tercantum pada label harganya.

 

Banyak orang pada saat ini merasa harga sebuah pakaian sepadan karena bahannya nyaman digunakan, jahitannya rapi, desainnya keren, dan bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama. Tetapi, banyak juga yang lebih memilih produk dengan harga lebih terjangkau karena sudah cukup memenuhi kebutuhannya. Kedua pilihan ini sama-sama benar karena setiap orang memiliki prioritas yang berbeda-beda.

Pakaian yang sering dipakai biasanya memberikan nilai yang lebih besar dibanding pakaian yang hanya dipakai sekali dua kali. Kenyamanan saat dipakai, kemudahan saat mengkombinasikan dengan outfit lain, serta daya tahan pakaian menjadi pertimbangan yang tidak kalah penting dibanding harga itu sendiri.

Pilih Harga yang Sesuai dengan Isi Kantong

Keinginan memiliki pakaian dari brand favorit bukanlah sebuah kesalahan. Kondisi keuangan tetap harus jadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli. Mengeluarkan uang dalam jumlah besar hanya demi mengikuti tren pakaian akan berisiko mengganggu kebutuhan lain yang lebih penting.

Menunggu momen promo, menyisihkan sebagian penghasilan secara bertahap, atau menabung terlebih dahulu bisa menjadi pilihan bagus jika ingin mempunyai outfit dengan kualitas yang lebih premium. Cara tersebut membuat keputusan membeli terasa tidak boros karena disesuaikan dengan kemampuan finansial.

Harga brand lokal kemungkinan akan terus naik seiring berkembangnya industri pakaian di Indonesia. Perdebatan soal mahal atau murah akan selalu ada. Pilihan terbaik bukan ditentukan oleh harga saja. Pakaian dengan kualitas yang sesuai harapan, nyaman dipakai, enak dilihat, dan tetap sesuai dengan isi kantong merupakan pilihan yang terbaik.

Jika kualitas, kenyamanan, harga, dan kebutuhan sudah dipertimbangkan dengan matang, tetapi dana yang ada belum cukup, layanan pendanaan resmi dan diawasi OJK dapat menjadi salah satu pilihan. Sebelum mengajukan pendanaan, pahami terlebih dahulu biaya, tenor, serta syarat dan ketentuan yang berlaku agar keputusan yang diambil sesuai dengan kemampuan membayar.

KrediOne merupakan penyelenggara pinjaman daring (Pindar) resmi dan diawasi OJK yang menyediakan informasi mengenai biaya, tenor, serta syarat dan ketentuan secara transparan. Layanan pendanaan dari KrediOne dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan dana untuk kebutuhan yang telah direncanakan, dengan tetap menyesuaikan kemampuan membayar dan kondisi keuangan masing-masing.

Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki saluran layanan resmi melalui email cs@kredione.id atau Customer Service Hotline (021) 50880188 pada jam kerja pukul 08.00–20.00 WIB. Untuk informasi layanan maupun pembatalan pinjaman, pengguna dapat menghubungi saluran resmi tersebut guna memperoleh informasi yang akurat dan menghindari penipuan yang mengatasnamakan KrediOne.

logo

Bergabung dengan kami

Kirim resume Anda ke
recruitment@kredione.id

Media Sosial KrediOne

Layanan kami

Layanan Pengaduan Konsumen

021-50880188

Kantor Pelayanan Pelanggan

Ratu Plaza Office Tower, Lt.8,
Jl. Jenderal Sudirman Blok Kav No.9, RT.1/RW.3,
Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270.

Jam Layanan Pengaduan Offline: 09:00 – 18:00 WIB

Kantor Pusat

Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,
Jl. Jenderal Sudirman No.45 - 46, RT.3/RW.4,
Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12930

Untuk sementara waktu, Kantor Pusat belum dapat menerima kunjungan tamu. Sehubungan dengan kebutuhan layanan dan keperluan operasional, Bapak/Ibu dapat mengunjungi Kantor Operasional kami.

Disclaimer Risiko

  • Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, Sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  • Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  • Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  • Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  • Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  • Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial
  • Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  • Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  • Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor POJK 40/2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.

All rights reserved