
Bali, 21 Agustus 2026 — KrediOne terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekosistem layanan keuangan digital dan pelaku UMKM di Bali melalui partisipasinya dalam Fintech Lending Days (FLD) 2026, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) pada 20–21 Agustus 2026 di Bali.
Partisipasi ini menjadi bagian dari langkah KrediOne untuk memperluas konektivitas dengan regulator, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), asosiasi, mitra strategis, serta pelaku usaha, sekaligus menghadirkan kontribusi yang lebih nyata bagi perkembangan ekosistem layanan keuangan digital di daerah.
FLD 2026 mempertemukan lebih dari 200 peserta dari ekosistem Pindar dan mitra strategis melalui rangkaian strategic forum, business matching, networking session, hingga industry showcase. Forum ini menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai perspektif, membangun jejaring, dan membuka peluang kolaborasi yang dapat mendukung perkembangan industri sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.
Bagi KrediOne, keterlibatan dalam FLD 2026 bukan sekadar kehadiran dalam agenda industri, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi yang lebih dekat antara industri Pindar dan kebutuhan ekonomi di tingkat daerah.
“Fintech Lending Days menjadi ruang penting untuk melihat perkembangan industri Pindar, bukan hanya dari perspektif bisnis, tetapi juga dari bagaimana industri dapat mengambil peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha. Bali memiliki karakter ekonomi yang kuat dengan potensi UMKM yang besar. Karena itu, kami melihat forum ini sebagai kesempatan untuk mempertemukan industri dengan kebutuhan nyata di lapangan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas,” ujar Kuseryansyah, CEO KrediOne.
Hingga Juli 2026, KrediOne telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp19 triliun secara nasional, dengan Rp572 miliar di antaranya disalurkan di Provinsi Bali. Capaian tersebut mencerminkan kontribusi KrediOne dalam memperluas akses pendanaan digital sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.
KrediOne juga memandang bahwa perluasan akses keuangan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi. Karena itu, dalam rangkaian FLD 2026, KrediOne turut menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan bagi pelaku UMKM dan kelompok tani di Bali sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital secara lebih bijak dan bertanggung jawab.
“Akses dan literasi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Kami ingin memastikan bahwa ketika akses terhadap pendanaan semakin terbuka, masyarakat dan pelaku UMKM juga memiliki pemahaman yang cukup untuk menentukan kebutuhan pendanaan, mengelola penggunaannya, dan mengambil keputusan keuangan secara bertanggung jawab. Bagi kami, di situlah makna inklusi keuangan yang sesungguhnya,” lanjut Kuseryansyah.
Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara KrediOne dan Kelompok Tani Jambu Kristal Tabanan, Bali, dalam rangkaian kegiatan FLD 2026.
“Penandatanganan MoU dengan Kelompok Tani Jambu Kristal Tabanan merupakan bentuk konkret dari keterlibatan KrediOne dalam FLD 2026. Kami tidak ingin kolaborasi berhenti pada forum dan diskusi, tetapi dapat diwujudkan menjadi kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha. Kami berharap kerja sama ini dapat mendukung pengembangan usaha sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat di daerah,” kata Kuseryansyah.
Membangun Ekosistem Pindar yang Kredibel dan Berkelanjutan
Rangkaian Fintech Lending Days 2026 turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya M. Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI; I Wayan Koster, Gubernur Bali; Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas OJK; serta Entjik S. Djafar, Ketua Umum AFPI, bersama pelaku industri Pindar, komunitas, dan pelaku UMKM.
Bagi KrediOne, FLD 2026 menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pertumbuhan industri Pindar perlu berjalan seiring dengan perluasan akses, peningkatan literasi, serta kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha. Upaya tersebut juga perlu disertai dengan pertumbuhan bisnis yang selaras dengan terciptanya ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan.
Tentang KrediOne
KrediOne merupakan penyelenggara layanan pendanaan berbasis teknologi yang berkomitmen mendukung inklusi keuangan melalui penyediaan akses pendanaan yang mudah, cepat, dan bertanggung jawab. KrediOne terus berkolaborasi dengan regulator, asosiasi industri, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.
kredione.id
Narahubung:
Habriyanto Rosyidi
Corporate & Public Affairs Sr Manager
habriyanto.rosyidi@kredione.id

Kantor Pelayanan Pelanggan
Ratu Plaza Office Tower, Lt.8,Jam Layanan Pengaduan Offline: 09:00 – 18:00 WIB
Kantor Pusat
Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,Untuk sementara waktu, Kantor Pusat belum dapat menerima kunjungan tamu. Sehubungan dengan kebutuhan layanan dan keperluan operasional, Bapak/Ibu dapat mengunjungi Kantor Operasional kami.
Disclaimer Risiko
Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.
All rights reserved