Banner Artikel Blog

Tumbler Mahal, Worth It atau Pemborosan?

Farrel
21 July 2026 11.00

Belakangan ini botol air minum yang biasa disebut tumbler menjadi salah satu barang yang sering menjadi perhatian. Bukan karena desainnya yang semakin beragam saja, tetapi juga karena harganya yang bisa mencapai ratusan ribu hingga lebih dari satu juta rupiah. Beberapa merek seperti Owala umumnya dijual pada kisaran Rp500.000–Rp800.000, Corkcicle sekitar Rp600.000–Rp1.000.000, sedangkan Stanley berkisar Rp900.000–Rp1.500.000, tergantung ukuran dan serinya. Banyak orang menganggap harga tersebut terlalu tinggi untuk sebuah botol minum. Tetapi tidak sedikit juga orang yang menilai bahwa tumbler premium adalah barang yang layak dimiliki. Lantas, apakah membeli tumbler dengan harga yang cukup tinggi benar-benar worth it atau justru menjadi sebuah pemborosan?

Jawabannya tentu bergantung pada cara seseorang menggunakannya. Harga sebuah barang memang mudah dilihat, tetapi nilai yang diberikan sering kali baru terasa setelah digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Harga Tinggi Biasanya Diikuti Material yang Lebih Berkualitas

Salah satu alasan mengapa tumbler berkualitas dijual dengan harga yang lebih tinggi daripada tumbler biasa adalah karena material yang digunakan. Banyak tumbler premium dibuat menggunakan bahan stainless steel berkualitas tinggi sehingga lebih tahan terhadap benturan, tidak mudah penyok, serta mampu menjaga suhu minuman panas maupun dingin selama berjam-jam.

Media sosial sempat diramaikan oleh kisah sebuah tumbler Stanley yang tetap utuh meski berada di dalam mobil yang mengalami kecelakaan dan terbakar. Fenomena ini membuat banyak orang mulai sadar bahwa harga sebuah tumbler bukan hanya dipengaruhi oleh mereknya, tetapi juga kualitas material dan daya tahannya. Pastinya, daya tahan setiap produk bisa berbeda, tetapi contoh ini menunjukkan bahwa kualitas material menjadi salah satu faktor yang bisa diperhitungkan.

Desain juga menjadi salah satu alasan banyak orang memilih tumbler dengan harga yang lebih tinggi. Bentuk yang ergonomis membuatnya nyaman digenggam, tutup yang rapat membantu mengurangi risiko bocor saat dibawa, sementara pilihan warna dan berbagai bentuknya membuat tumbler terasa lebih menyenangkan untuk digunakan setiap hari. Banyak orang yang menjadikan tumbler menjadi bagian dari perlengkapan yang selalu dibawa ke kantor, kampus, atau saat sekedar berpergian.

Membantu Membangun Kebiasaan Minum Air Putih

Kesibukan yang tinggi sering membuat orang lupa memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Tumbler yang selalu dibawa saat beraktivitas membuat air minum lebih mudah diakses sehingga kebiasaan minum air putih dapat terbentuk secara perlahan.

Alasan menarik yang sering diakui oleh para pengguna tumbler berkualitas adalah harga yang tidak murah membuat mereka merasa sayang apabila tumbler hanya disimpan di rumah. Perasaan seperti ini mendorong tumbler lebih sering dibawa ke mana pun dan digunakan setiap hari. Kebiasaan sederhana ini akhirnya membuat konsumsi air putih menjadi lebih rutin dibanding sebelumnya.

Kebiasaan membawa tumbler juga dapat mengurangi pembelian air minum kemasan maupun minuman siap saji ketika sedang beraktivitas. Air putih atau minuman yang disiapkan dari rumah sering kali menjadi pilihan pertama karena sudah tersedia di dalam tumbler dengan suhu yang stabil.

Mahal di Awal, Bisa Lebih Hemat dalam Jangka Panjang

Membeli kopi, teh, atau air minum kemasan setiap hari mungkin terasa sebagai pengeluaran sepele. Nilainya akan menjadi cukup besar jika dilakukan secara terus-menerus. Membawa minuman dari rumah menggunakan tumbler akan membantu mengurangi kebiasaan seperti itu.

Tumbler berkualitas juga biasanya memiliki usia pakai yang lebih panjang. Selama dirawat dengan baik, satu tumbler dapat digunakan selama bertahun-tahun tanpa perlu diganti. Nilai inilah yang biasanya menjadi pertimbangan banyak orang sebelum memutuskan membeli tumbler dengan harga yang tinggi.

Worth it atau tidak pada akhirnya kembali kepada kebutuhan masing-masing. Tumbler premium berkualitas tinggi dapat menjadi pembelian yang bernilai jika benar-benar digunakan setiap hari. Sebaliknya, harga berapapun akan terasa mahal apabila barang tersebut hanya sekedar untuk ikut-ikutan dan menjadi pajangan di rumah.

Setiap keputusan membeli barang sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Harga yang lebih tinggi tidak selalu harus dihindari, selama manfaat yang diperoleh memang sepadan dengan harga dan pembeliannya sudah direncanakan dengan baik.

Kebutuhan akan barang yang memiliki kualitas lebih tinggi memang terkadang memerlukan biaya yang lebih besar. Apabila membutuhkan tambahan dana untuk kebutuhan yang sudah dipertimbangkan dengan matang, penggunaan layanan pinjaman daring (Pindar) yang resmi dan diawasi OJK dapat menjadi pilihan. Pahami informasi mengenai biaya, tenor, serta kewajiban pembayaran sebelum mengajukan pendanaan.

KrediOne merupakan salah satu penyelenggara pinjaman daring (Pindar) resmi dan diawasi OJK. Informasi mengenai biaya, tenor, dan syarat pendanaan disampaikan secara transparan sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar.

Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki surat elektronik atau email resmi melalui cs@kredione.id atau customer service hotline di (021) 50880188 pada jam kerja, mulai pukul 08.00–20.00 WIB. Terkait pembatalan pinjaman, pengguna KrediOne dapat menghubungi customer service melalui email resmi tersebut.

logo

Bergabung dengan kami

Kirim resume Anda ke
recruitment@kredione.id

Media Sosial KrediOne

Layanan kami

Layanan Pengaduan Konsumen

021-50880188

Kantor Pelayanan Pelanggan

Ratu Plaza Office Tower, Lt.8,
Jl. Jenderal Sudirman Blok Kav No.9, RT.1/RW.3,
Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270.

Jam Layanan Pengaduan Offline: 09:00 – 18:00 WIB

Kantor Pusat

Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,
Jl. Jenderal Sudirman No.45 - 46, RT.3/RW.4,
Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12930

Untuk sementara waktu, Kantor Pusat belum dapat menerima kunjungan tamu. Sehubungan dengan kebutuhan layanan dan keperluan operasional, Bapak/Ibu dapat mengunjungi Kantor Operasional kami.

Disclaimer Risiko

  • Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, Sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  • Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  • Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  • Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  • Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  • Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial
  • Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  • Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  • Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor POJK 40/2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.

All rights reserved