
5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mengambil Pinjaman Daring
Kemudahan mengajukan pinjaman daring membuat banyak orang memilih layanan ini sebagai solusi cepat ketika membutuhkan dana tambahan. Prosesnya yang praktis, tanpa perlu datang ke kantor dan bisa dilakukan hanya lewat ponsel. Namun, di balik kemudahannya, ada sejumlah risiko yang perlu diwaspadai agar tidak terjebak masalah keuangan di kemudian hari. Berikut lima kesalahan yang sebaiknya dihindari saat mengambil pinjaman daring.
Kesalahan paling umum adalah tidak memeriksa apakah platform pinjaman tersebut terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pinjaman ilegal sering kali menawarkan kemudahan, seperti tanpa verifikasi, bunga rendah, atau pencairan super cepat namun justru bisa berujung pada penyalahgunaan data pribadi dan praktik penagihan yang tidak etis.
2. Tidak Membaca Syarat dan Ketentuan Secara Teliti
Banyak pengguna terburu-buru menyetujui perjanjian pinjaman tanpa membaca detail biaya administrasi, bunga efektif, dan denda keterlambatan. Akibatnya, jumlah tagihan bisa jauh lebih besar dari yang diperkirakan.
Tergoda oleh limit pinjaman yang besar, banyak orang meminjam lebih dari kemampuan finansialnya. Padahal, rasio cicilan ideal sebaiknya tidak melebihi 30% dari penghasilan bulanan. Jika melampaui batas itu, risiko gagal bayar akan meningkat.
4. Menggunakan Pinjaman untuk Konsumsi yang Tidak Perlu
Pinjaman daring seharusnya digunakan untuk tujuan yang mendatangkan nilai, seperti modal usaha, pendidikan, atau kebutuhan mendesak. Sayangnya, sebagian pengguna justru menggunakannya untuk belanja impulsif, traveling, atau gaya hidup.
5. Mengabaikan Riwayat Kredit dan Jadwal Pembayaran
Menunda pembayaran atau mengabaikan tagihan dapat berdampak pada skor kredit yang buruk, sehingga mempersulit pengajuan pinjaman di masa depan. Selain itu, keterlambatan pembayaran biasanya dikenakan bunga tambahan dan denda..
Pinjaman daring bisa menjadi solusi keuangan yang bermanfaat jika digunakan dengan bijak. Namun, tanpa perencanaan dan kehati-hatian, kemudahan ini bisa berubah menjadi beban. Pastikan selalu meminjam dari platform resmi, pahami seluruh ketentuan, dan kelola pinjaman sesuai kemampuan finansial. Dengan demikian, layanan fintech dapat benar-benar membantu, bukan justru menjerat.
Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki surat elektronik atau email resmi melalui cs@kredione.id atau customer service hotline di (021) 50880188 pada jam kerja, mulai pukul 09.00 - 17.00 WIB. Selain itu, terkait perihal pembatalan pinjaman KrediOne dapat menghubungi customer service kami di email yang tertera di atas.

Kantor Pusat
Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,Kantor Pelayanan Pelanggan
Komplek Arteri Mas No 64 dan 64B,Disclaimer Risiko
Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.
All right reserved