Banner Artikel Blog

Belanja Lebaran Tanpa Bikin Kantong Jebol? Ini Strategi yang Jarang Disadari Orang

Ramawira
10 March 2026 14.00

Belanja Lebaran Tanpa Bikin Kantong Jebol? Ini Strategi yang Jarang Disadari Orang

Menjelang Lebaran, suasana belanja biasanya mulai terasa di mana-mana. Diskon muncul di banyak tempat, pusat perbelanjaan semakin ramai, dan daftar kebutuhan terasa makin panjang. Mulai dari baju baru, kue Lebaran, hampers untuk keluarga, sampai berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Tanpa terasa, pengeluaran bisa bertambah cukup cepat hanya dalam waktu beberapa hari.

Padahal, merayakan Lebaran dengan nyaman tidak selalu harus diikuti dengan belanja besar-besaran. Yang sering tidak disadari banyak orang, kunci agar keuangan tetap aman justru ada pada cara kita mengatur belanja sejak awal.

Salah satu cara paling sederhana adalah membuat daftar kebutuhan sebelum mulai berbelanja. Dengan daftar yang jelas, kamu bisa lebih fokus pada hal-hal yang memang dibutuhkan. Cara ini juga membantu menahan godaan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu penting, apalagi ketika sedang melihat promo atau diskon yang terlihat menarik.

Selain itu, ada baiknya menentukan anggaran belanja Lebaran sejak awal. Ketika sudah ada batas pengeluaran, kamu akan lebih mudah mengontrol keputusan saat memilih barang. Bukan berarti harus mengurangi kebahagiaan saat berbelanja, tetapi lebih kepada memastikan semuanya tetap sesuai dengan kemampuan keuangan.

Strategi lain yang sering terlupakan adalah mulai berbelanja lebih awal. Semakin dekat dengan hari raya, biasanya harga beberapa barang cenderung naik dan pilihan pun semakin terbatas. Dengan berbelanja lebih dulu, kamu punya waktu untuk membandingkan harga dan memilih barang dengan lebih tenang tanpa terburu-buru.

Hal yang tidak kalah penting adalah tidak merasa harus mengikuti semua tren Lebaran. Kadang kita merasa perlu membeli banyak hal karena melihat orang lain melakukan hal yang sama. Padahal, merayakan Lebaran sebenarnya lebih tentang kebersamaan dan momen berkumpul dengan keluarga, bukan sekadar soal seberapa banyak yang dibeli.

Pada akhirnya, belanja Lebaran yang bijak bukan berarti menahan diri sepenuhnya, tetapi lebih pada mengatur prioritas. Dengan perencanaan yang sederhana dan keputusan yang lebih sadar, kamu tetap bisa menikmati momen hari raya tanpa harus khawatir dengan kondisi keuangan setelahnya.

Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki surat elektronik atau email resmi melalui cs@kredione.id atau customer service hotline di (021) 50880188 pada jam kerja, mulai pukul 08.00 - 20.00 WIB. Selain itu, terkait perihal pembatalan pinjaman KrediOne dapat menghubungi customer service kami di email yang tertera di atas.

logo

Bergabung dengan kami

Kirim resume Anda ke
recruitment@kredione.id

Media Sosial KrediOne

Layanan kami

Layanan Pengaduan Konsumen

021-50880188

Senin-Minggu

08:00-20:00 WIB

Kantor Pusat

Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,
Jl. Jenderal Sudirman No.45 - 46, RT.3/RW.4,
Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12930

Kantor Pelayanan Pelanggan

Komplek Arteri Mas No 64 dan 64B,
Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua Raya No.2, RT.2/RW.2,
Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat
DKI Jakarta 11550

Disclaimer Risiko

  • Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, Sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  • Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  • Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  • Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  • Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  • Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial
  • Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  • Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  • Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor POJK 40/2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.

All right reserved