
Di era digital yang serba instan, godaan untuk membeli berbagai barang secara impulsif semakin tinggi. Diskon besar-besaran, hingga kemudahan pinjaman online membuat siapa saja bisa terjerat utang konsumtif tanpa sadar. Padahal, utang konsumtif bisa menjadi beban jangka panjang yang mengganggu kesehatan finansialmu. Simak cara cerdas menghindari jerat utang konsumtif berikut ini:
Langkah pertama adalah memahami perbedaan antara utang produktif dan utang konsumtif.
Buat anggaran bulanan yang realistis dan pisahkan kebutuhan (seperti makan, transportasi, dan tagihan) dari keinginan (seperti nongkrong, belanja online, atau langganan berlebihan). Dengan begitu, kamu bisa menghindari belanja impulsif yang memicu adanya utang.
Kartu kredit dan layanan pinjaman daring bisa membantu saat mendesak, tapi jika tidak dikontrol dapat jadi bumerang bagi diri sendiri. Jangan pernah memakai kredit atau mengambil pinjaman untuk membiayai gaya hidup. Gunakan fitur tersebut hanya jika benar-benar diperlukan dan kamu yakin bisa melunasinya tepat waktu.
Salah satu trik untuk menekan belanja impulsif adalah menerapkan prinsip “tunda 24 jam”. Ketika kamu ingin membeli sesuatu, beri jeda satu hari. Biasanya, rasa ingin membeli akan reda dan kamu bisa berpikir lebih realistis.ari sekarang?”
Terkadang, utang konsumtif muncul karena tidak ada dana cadangan. Mulailah membangun dana darurat setara 3–6 bulan pengeluaran. Selain itu, kamu juga bisa menyiapkan “dana hiburan” untuk belanja. Dengan cara ini, kamu bisa tetap menikmati hidup tanpa harus gali lubang tutup lubang.
Ubah cara berpikir soal keuangan. Banyak orang terlilit utang hanya karena ingin tampil mewah di media sosial atau terlihat sukses di depan teman. Hidup sederhana bukan tanda kekurangan, tapi bukti bahwa kamu tahu cara menghargai uang dan memikirkan masa depanmu.
Menghindari utang konsumtif menandakan kamu dapat mengendalikan keinginan dan memprioritaskan masa depan. Dengan perencanaan yang matang dan disiplin dalam keuangan, kamu bisa hidup lebih tenang dan bebas dari beban utang yang tidak perlu.
Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki surat elektronik atau email resmi melalui cs@kredione.id atau customer service hotline di (021) 50880188 pada jam kerja, mulai pukul 09.00 - 17.00 WIB. Selain itu, terkait perihal pembatalan pinjaman KrediOne dapat menghubungi customer service kami di email yang tertera di atas.

Kantor Pusat
Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,Kantor Pelayanan Pelanggan
Komplek Arteri Mas No 64 dan 64B,Disclaimer Risiko
Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.
All right reserved