
Scrolling media sosial sambil menunggu waktu luang bisa membawa kita menemukan berbagai macam konten. Salah satunya giveaway dengan hadiah menarik, mulai dari uang tunai, gadget, voucher belanja, hingga tiket perjalanan.
Siapa yang tidak tertarik mendapatkan sesuatu secara gratis?
Masalahnya, tidak semua giveaway yang terlihat di media sosial benar-benar diselenggarakan oleh pihak yang sah. Penipu dapat membuat akun atau konten yang menyerupai brand tertentu, kemudian menggunakan hadiah sebagai umpan untuk mendapatkan uang atau informasi dari korbannya.
1. Hadiah Besar Bisa Menjadi Umpan
Salah satu cara yang digunakan pelaku adalah menawarkan hadiah yang terlihat sangat menarik dengan persyaratan sederhana.
Korban mungkin diminta mengisi formulir, menghubungi nomor tertentu, atau membayar sejumlah uang untuk biaya administrasi dan pengiriman hadiah.
Pada titik ini, sebaiknya berhenti sejenak.
Jika seseorang benar-benar memenangkan hadiah, mengapa harus membayar sejumlah uang terlebih dahulu hanya untuk menerima hadiah tersebut?
Pertanyaan sederhana seperti ini dapat membantu kita mengenali pola yang mencurigakan.
2. Perhatikan Akun dan Informasi Penyelenggara
Akun palsu dapat dibuat menyerupai akun resmi dengan menggunakan nama, foto, logo, dan gaya komunikasi yang serupa.
Karena itu, jangan hanya melihat jumlah followers atau tampilan akun. Periksa apakah giveaway tersebut juga diumumkan melalui kanal resmi brand atau perusahaan yang disebutkan.
Perhatikan juga tautan yang diberikan. Jika alamat situs terlihat aneh atau tidak sesuai dengan situs resmi, jangan memasukkan data pribadi.
3. Jangan Bayar untuk Mendapatkan “Hadiah”
Modus giveaway palsu biasanya mulai terlihat ketika pemenang diminta melakukan pembayaran.
Alasannya bisa bermacam-macam, mulai dari biaya pajak, administrasi, pengiriman, hingga biaya aktivasi hadiah. Setelah korban membayar, pelaku dapat kembali meminta biaya tambahan dengan alasan lain.
Jangan biarkan rasa takut kehilangan hadiah membuat kita terus mengikuti instruksi.
Jika sebuah giveaway meminta uang sebelum hadiah diberikan, lakukan verifikasi terlebih dahulu melalui kanal resmi penyelenggara.
Gratis Bukan Berarti Harus Mengorbankan Keamanan
Giveaway memang bisa menjadi bentuk promosi yang menarik. Namun, masyarakat tetap perlu melihat siapa penyelenggaranya dan bagaimana mekanisme pemberian hadiahnya.
Jangan memberikan data pribadi atau melakukan transfer hanya karena melihat nama brand yang familiar. Pastikan informasi berasal dari akun resmi dan tidak ada permintaan yang mencurigakan.
Kebiasaan berhenti sejenak sebelum mengklik, mengisi data, atau melakukan pembayaran dapat membantu mengurangi risiko menjadi korban scam.
KrediOne merupakan penyelenggara Pindar yang berizin dan diawasi OJK. Informasi mengenai biaya, tenor, serta syarat dan ketentuan disampaikan secara transparan agar pengguna dapat memahami layanan sebelum mengajukan pendanaan.
Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki surat elektronik atau email resmi melalui cs@kredione.id atau customer service hotline di (021) 50880188 pada jam kerja, mulai pukul 08.00–20.00 WIB. Terkait pembatalan pinjaman, pengguna KrediOne dapat menghubungi customer service melalui email resmi tersebut.
Hadiah memang menyenangkan, tetapi jangan sampai keinginan mendapatkan sesuatu secara gratis membuat kita kehilangan uang atau memberikan data kepada pihak yang salah.

Kantor Pelayanan Pelanggan
Ratu Plaza Office Tower, Lt.8,Jam Layanan Pengaduan Offline: 09:00 – 18:00 WIB
Kantor Pusat
Sampoerna Strategic Square North Tower Lt 27,Jam Layanan Pengaduan Offline: 09:00 – 18:00 WIB
Disclaimer Risiko
Copyright © 2026 PT Inovasi Terdepan Nusantara.
All rights reserved