Kemudahan pinjaman digital membuat banyak orang bisa mengakses dana dengan cepat. Namun sebelum mengajukan pinjaman, ada satu hal penting yang perlu dipahami: apakah pinjaman tersebut digunakan untuk tujuan produktif atau hanya konsumtif?
Pinjaman produktif adalah pinjaman yang memberi nilai tambah di masa depan, seperti modal usaha, biaya pendidikan, atau pembelian alat kerja yang mendukung penghasilan. Tujuannya jelas dan memiliki potensi meningkatkan kondisi finansial.
Sementara itu, pinjaman konsumtif biasanya digunakan untuk memenuhi keinginan sesaat, seperti membeli barang tren atau gaya hidup. Tidak selalu salah, tetapi jika tidak direncanakan dengan matang, jenis pinjaman ini bisa mengganggu cash flow bulanan karena tidak memberikan dampak
finansial jangka panjang.
Agar pinjaman tetap sehat, pastikan beberapa hal berikut:
1. Total cicilan tidak melebihi batas kemampuan bayar (idealnya maksimal 30% dari penghasilan).
2. Kebutuhan pokok dan tabungan tetap menjadi prioritas.
3. Memahami bunga, tenor, dan seluruh ketentuan sebelum menyetujui pinjaman.
4. Memiliki dana darurat untuk mengantisipasi kondisi tak terduga.
Pada dasarnya, pinjaman bukanlah masalah. Yang menentukan adalah tujuan dan cara mengelolanya. Jika digunakan secara terencana dan disiplin, pinjaman bisa menjadi alat untuk berkembang. Namun tanpa perhitungan yang matang, cicilan justru bisa menjadi beban.
Sebelum memutuskan, pastikan kamu memahami perbedaannya. Bijak hari ini akan menjaga stabilitas keuanganmu di masa depan.
Sebagai informasi, saat ini KrediOne hanya memiliki surat elektronik atau email resmi melalui cs@kredione.id atau customer service hotline di (021) 50880188 pada jam kerja, mulai pukul 08.00 - 20.00 WIB. Selain itu, terkait perihal pembatalan pinjaman KrediOne dapat menghubungi customer service kami di email yang tertera di atas.